Mobil Gonta-ganti Merek Oli Mesin, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Bengkel Spesialis

Banyak pemilik mobil masih bertanya-tanya, apakah gonta-ganti merek oli mesin itu aman atau justru berisiko merusak mesin? Pertanyaan ini wajar muncul, mengingat di pasaran tersedia berbagai merek oli dengan harga, spesifikasi, dan klaim keunggulan yang berbeda-beda.

Untuk menjawab keraguan tersebut, penjelasan dari bengkel spesialis menjadi penting agar pemilik kendaraan tidak salah langkah dalam merawat mesin mobil kesayangan.

Gonta-ganti Merek Oli Mesin, Apakah Diperbolehkan?

Menurut bengkel spesialis, mengganti merek oli mesin sebenarnya boleh saja dilakukan, asalkan tetap memperhatikan spesifikasi yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan mobil.

Setiap produsen mobil telah menetapkan standar oli tertentu, mulai dari:

  • Viskositas (SAE)

  • Jenis bahan dasar oli (mineral, semi-sintetik, atau full sintetik)

  • Standar API atau ACEA

Jika spesifikasi tersebut tetap sama, maka mesin pada dasarnya masih dapat bekerja dengan baik meski menggunakan merek oli yang berbeda.

Spesifikasi Oli Lebih Penting dari Sekadar Merek

Viskositas Harus Sama

Viskositas atau tingkat kekentalan oli adalah faktor utama. Misalnya, jika mobil direkomendasikan menggunakan oli SAE 10W-40, maka penggunaan oli dengan viskositas berbeda bisa memengaruhi pelumasan mesin, terutama saat kondisi dingin atau mesin bekerja berat.

Standar API dan Bahan Dasar

Selain viskositas, standar API Service dan jenis bahan dasar oli juga harus diperhatikan. Oli dengan API yang lebih rendah dari rekomendasi berpotensi tidak memberikan perlindungan optimal terhadap gesekan dan panas mesin.

Risiko Gonta-ganti Merek Oli Mesin

Lapisan Film Oli Tidak Maksimal

Meski diperbolehkan, bengkel spesialis mengingatkan bahwa terlalu sering gonta-ganti merek oli bisa menimbulkan efek samping. Setiap produsen oli memiliki formulasi aditif yang berbeda, sehingga lapisan film oli yang terbentuk di dalam mesin tidak selalu optimal saat berganti merek.

Lapisan film oli berfungsi untuk:

  • Mengurangi gesekan antar komponen mesin

  • Melindungi dari keausan berlebih

  • Menjaga suhu mesin tetap stabil

Jika film oli tidak menempel sempurna, gesekan antar komponen bisa meningkat.

Risiko Keausan Jangka Panjang

Dalam jangka panjang, gesekan berlebih dapat mempercepat keausan komponen mesin seperti dinding silinder, piston, dan poros engkol. Dampaknya mungkin tidak langsung terasa, tetapi bisa menurunkan performa mesin seiring waktu.

Kapan Sebaiknya Tidak Ganti-ganti Merek Oli?

Ada beberapa kondisi di mana disarankan untuk tetap menggunakan satu merek oli secara konsisten, antara lain:

  • Mobil dengan usia mesin sudah tua

  • Kendaraan yang sering dipakai jarak jauh atau membawa beban berat

  • Mobil yang sudah terasa sensitif terhadap perubahan spesifikasi oli

Konsistensi penggunaan satu merek oli membantu menjaga stabilitas lapisan pelumas di dalam mesin.

Tips Aman Jika Ingin Ganti Merek Oli Mesin

Pastikan Spesifikasi Identik

Jika ingin mencoba merek oli lain, pastikan viskositas, API service, dan jenis oli benar-benar sama dengan oli sebelumnya.

Lakukan Flushing (Jika Perlu)

Untuk mobil tertentu, terutama yang sudah lama memakai satu merek oli, engine flushing bisa dipertimbangkan sebelum mengganti merek. Tujuannya untuk membersihkan sisa aditif oli lama.

Perhatikan Interval Penggantian

Jangan menunda penggantian oli terlalu lama. Oli yang sudah melewati masa pakai akan kehilangan kemampuan melumasi secara optimal, apa pun mereknya.

Oli Berkualitas Tak Akan Maksimal Tanpa Perawatan Benar

Penting dipahami bahwa oli mesin terbaik sekalipun tidak akan bekerja optimal jika perawatan mesin diabaikan. Kebiasaan telat ganti oli, penggunaan filter oli murahan, hingga cara berkendara yang kasar juga berpengaruh besar terhadap usia mesin.

Karena itu, perawatan berkala di bengkel yang tepat menjadi kunci utama menjaga performa kendaraan tetap prima.

Peluang Usaha Bengkel Mobil Masih Sangat Menjanjikan

Menariknya, tingginya perhatian pemilik kendaraan terhadap perawatan mesin, termasuk urusan ganti oli, menunjukkan bahwa usaha bengkel mobil masih memiliki peluang besar.

Jika Anda tertarik membangun usaha bengkel mobil, mulai dari bengkel umum hingga spesialis perawatan mesin, perencanaan yang matang dan peralatan yang tepat adalah fondasi utama kesuksesan.

Ingin Bikin Bengkel Mobil Sendiri?

Bagi Anda yang ingin memulai atau mengembangkan usaha bengkel mobil, mulai dari konsep, peralatan, hingga strategi bisnis, Anda bisa mendapatkan panduan lengkap di:

👉 Bikin Bengkel Mobil: https://setupbengkelmobil.com/
📱 WhatsApp Konsultasi: https://web.whatsapp.com/send?phone=6285227699933

Mulai langkah Anda membangun bengkel mobil profesional dan berdaya saing tinggi !

Sumber: otomotifnet.gridoto.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *