Koperasi Susu SAE Pujon, Kabupaten Malang, kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu koperasi terbesar dan paling progresif di Indonesia. Melalui gelaran Rencana Kerja Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Tahun 2026 yang berlangsung Kamis (4/12), koperasi ini memaparkan berbagai target ambisius yang mencakup peningkatan produksi hingga ekspansi usaha ke sektor non-susu seperti bengkel mobil.
Pertemuan resmi tersebut dihadiri puluhan anggota, pengurus, hingga pejabat daerah yang ikut menyaksikan arah pembangunan koperasi di tahun mendatang. Koperasi SAE Pujon tidak hanya mempertahankan program lama, tetapi juga merilis sederet inovasi berani untuk menghadapi kebutuhan pasar modern dan kesejahteraan anggota.
Pertumbuhan Produksi Susu Menguat Jelang 2026
Sektor produksi susu masih menjadi tulang punggung utama. Target produksi tahun 2025 ditetapkan 39.000 ton per tahun, rataan 108 ton per hari, namun capaian hingga September justru melampaui ekspektasi dengan volume 121 ton per hari atau total 32.000 ton.
Target 2026: Melonjak ke 45.200 Ton
Proyeksi baru untuk 2026 membuat angkanya naik signifikan menjadi 45.200 ton/tahun atau 123,8 ton per hari. Lonjakan ini salah satu bukti peningkatan manajemen pakan, kualitas bibit sapi, dan efisiensi distribusi.
Ni’am Shofi selaku Ketua Umum Koperasi SAE menyebut bahwa peningkatan produksi tidak terlepas dari strategi pengembangan pakan berkualitas tinggi. Sapi yang sebelumnya hanya menghasilkan sekitar 12 liter susu per ekor diproyeksikan naik hingga 15 liter per ekor setelah peningkatan kualitas nutrisi diterapkan.
Aset Menembus Rp 164 Miliar
Selain produksi susu, indikator finansial juga mencatat progres besar. Total aset koperasi:
| Tahun | Total Aset |
|---|---|
| 2024 | Rp 149 miliar |
| 2025 (per September) | Rp 164 miliar |
Hanya dalam kurun waktu kurang dari setahun, aset melonjak lebih dari Rp 15 miliar. Bukti bahwa tata kelola dan aktivitas bisnis koperasi terus berkembang kuat dan stabil.
Program Unggulan Tahun 2026
Berikut daftar program strategis yang diumumkan dalam rapat kerja:
🐄 Bidang Peternakan & Produksi
-
Pengadaan 40 indukan sapi FH langsung dari Australia
-
Penyediaan bibit sapi semen beku FH Bulls (gratis)
-
Menyediakan bibit saxing dengan tingkat kelahiran betina 98%
-
Pembangunan kandang baru untuk 40 sapi impor
-
Peningkatan kualitas pakan Saeprofeed 21–22% protein/kg
🧀 Pengolahan Susu & Produk Turunan
-
Pengadaan mesin UHT modern
-
Produksi keju mozzarella berskala komersial
🧭 Wisata dan Retail
-
Melanjutkan pembangunan wisata edukasi ternak
-
Perluasan musala dan ruang parkir
-
Peningkatan kualitas kios susu untuk wisatawan (parkir & toilet GRATIS)
🚗 Ekspansi Usaha Baru
-
Pembukaan bengkel servis mobil di bawah manajemen koperasi
-
Program jual beli sapi internal agar sirkulasi ternak tetap di lingkungan anggota
Kesejahteraan Anggota Tetap Prioritas Utama
Selain pengembangan bisnis, koperasi tidak mengabaikan aspek sosial.
✔ Santunan untuk para janda/duda anggota
✔ Uang transport bagi peserta rapat
✔ Edukasi dan konsolidasi silaturahmi antar peternak
Koperasi menegaskan bahwa roda usaha tidak boleh berjalan sendiri tanpa peningkatan kesejahteraan anggota sebagai tujuan utama.
Ni’am menutup dengan pesan kuat:
“Kami tidak hanya pewaris. Kami perintis.”
Ini menjadi komitmen bahwa program 2026 bukan hanya meneruskan apa yang sudah ada, tetapi menambah inovasi untuk jangka panjang.
Bengkel Mobil Jadi Fokus Baru – Tertarik Buka Juga?
Masuknya unit usaha baru berupa bengkel mobil membuktikan bahwa koperasi mulai menangkap peluang industri servis kendaraan yang terus meningkat setiap tahun. Mobilitas wisatawan Pujon yang padat menjadi alasan kuat kenapa sektor ini potensial.
Jika Anda juga ingin membuka usaha serupa, saat ini ada platform yang dapat membantu setup bengkel dari nol hingga siap operasional lengkap dengan SOP, peralatan, manajemen teknik dan marketing.
📍 Panduan & konsultasi lengkap:
➡ bikin bengkel mobil → https://setupbengkelmobil.com/
💬 Konsultasi WhatsApp langsung:
➡ 0852-2769-9933 → https://web.whatsapp.com/send?phone=6285227699933
Dengan modal terukur dan pasar kendaraan terus bertumbuh, ini bisa menjadi peluang usaha baru yang menjanjikan — seperti yang dilakukan Koperasi SAE Pujon.
Sumber: radarmalang.jawapos.com
